Analysis of Factors Associated with Pending INA-CBGs Claims in Inpatient Services at Marthen Indey Hospital, Jayapura

Authors

  • Niluh Ayu Mutiara Ariyanti Universitas Cenderawasih, Jayapura
  • Agus Zainuri Universitas Cenderawasih, Jayapura
  • Septevanus Rantetoding Universitas Cenderawasih, Jayapura
  • Rosmin M. Tingginehe Universitas Cenderawasih, Jayapura
  • Yacob Ruru Universitas Cenderawasih, Jayapura
  • Dolfinus Yufu Bouway Universitas Cenderawasih, Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijsmr.v4i5.54

Keywords:

Pending Claims, JKN, INA-CBGs, Inpatient, Hospital

Abstract

Pending claims in inpatient services represent a critical issue in the INA-CBGs-based financing system, as they may disrupt hospital cash flow and reduce service efficiency. This study aimed to examine the determinants of pending inpatient claims at Marthen Indey Hospital, Jayapura, focusing on ICD coding accuracy, completeness of clinical and administrative documentation, appropriateness of medical indications for hospitalization, and the technical accuracy of e-claim data entry. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted. Data were analyzed using bivariate and multivariate methods, with robust Poisson regression to identify factors associated with pending claims. Bivariate analysis showed that all variables were significantly associated with pending claims (p < 0.001). These findings highlight that coding accuracy and completeness of clinical documentation are key factors in reducing pending claims. Strengthening human resource capacity, improving medical documentation, and enhancing hospital information systems integrated with INA-CBGs are essential to improve claim efficiency and quality.

References

Adam, C.M., Maramis, F.R.R. & Wowor, R.E. 2019. Analisis prosedur pengajuan klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di rawat inap RSUD Lapangan Sawang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 8(7).

Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Susiloretni, K., Suparmi, Achadi, E.L., Taher, A., Wirawan, F., Sungkar, S., Sudarmono, P., Shankar, A.H. & Thabrany, H. 2019. Universal health coverage in Indonesia: concept, progress, and challenges. The Lancet, 393(10166), 75–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31647-7

Aktariyani, T., Wijaya, E.S. & Asti, H.T.J. 2020. Pentingnya reformasi agile government dalam tata kelola program JKN di Provinsi Papua. Policy Brief No. 25 (Online). Tersedia pada: https://dask.kebijakankesehatanindonesia.net/wp-content/uploads/2021/11/2020-POLICY-BRIEF-Pentingnya-Reformasi-Agile-Goverment-dalam-Tata-Kelola-Program-JKN-di-Provinsi-Papua.pdf (diakses 24 Februari 2026).

Amalia, R., Lestari, S., Ferdianto, A., Akbar, P.S. & Fardilan, N. 2023. Determinants of returning claim files based on diagnosis code accuracy BPJS health inpatients at RSI Sultan Agung Semarang. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 6(2), 98–104.

Anwar, K. 2022. Analisis kelengkapan SEP dalam klaim BPJS. Jurnal Administrasi Kesehatan, 10(1), 25–34.

Arifin, Z. 2020. Evaluasi administrasi klaim BPJS. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 35–44.

Artanto, A.E.P. 2018. Faktor-faktor penyebab klaim tertunda BPJS Kesehatan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo periode Januari–Maret 2016. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 4(2), 122–134. https://doi.org/10.7454/arsi.v4i2.2564

BPJS Kesehatan. 2018. Panduan praktis administrasi klaim fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan. Jakarta: BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan. 2021. Mekanisme pembayaran kapitasi dan INA-CBGs dalam program JKN-KIS (Online). Tersedia pada: https://data.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-portal/action/blog-detail.cbi?id=a32ee377-061d-11ec-9744-47198527e193 (diakses 19 Februari 2026).

Budi, S.C., Widodo, T. & Handayani, L. 2017. Analisis ketepatan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 pada klaim BPJS. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 123–130.

Christy, J., Nengsih, Y.G., Sitorus, M.S. & Widyasari, S. 2024. Faktor-faktor penyebab pending klaim BPJS rawat inap di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, 9(1), 100–106. https://doi.org/10.52943/jipiki.v9i1.1311

De Apna, R. 2023. Analisis penyebab klaim pending rawat inap Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2022. Tesis tidak diterbitkan. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Tersedia pada: https://lib.fkm.ui.ac.id/detail?id=136423&lokasi=lokal (diakses 30 Maret 2026).

Dewi, R.K. 2021. Analisis kepesertaan JKN dalam pencapaian universal health coverage. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(3), 145–152.

Direktorat Jenderal Anggaran. 2013. Dasar-dasar praktek penyusunan APBN di Indonesia. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Tersedia pada: https://berkas.dpr.go.id/pa3kn/kamus/file/kamus-43.pdf (diakses 19 Februari 2026).

Errisya, M.K., Purba, M.R., Khofipah, S. & Pramita, F. 2024. Analisis penyebab pending klaim BPJS Kesehatan rawat inap di Rumah Sakit X Kota Tebing Tinggi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(1), 321–327.

Fadillah, R. 2022. Determinasi klaim pending berdasarkan analisis 5M. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 25(3), 155–163.

Farhana. 2023. Analisis penyebab pending claims pasien rawat inap BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Hasanah Graha Afiah Tahun 2022. Tesis tidak diterbitkan. Depok: Universitas Indonesia. Tersedia pada: https://lib.fkm.ui.ac.id/detail?id=136294&lokasi=lokal (diakses 30 Maret 2026).

Firmansyah, A. 2021. Pengaruh pelatihan coder terhadap akurasi kode diagnosis. Jurnal Rekam Medis, 4(2), 90–98.

Gunawan, Ramdhan & Hari. 2024. Efektivitas SIMRS pada INA-CBGs terhadap ketepatan tarif klaim BPJS rawat inap di RSUD X. Jurnal Hospital Management Services Student (JHMSS), 2(2), 67–81. Tersedia pada: https://journal.piksi.ac.id/index.php/jhmss/article/view/1843/1189 (diakses 31 Maret 2026).

Gustiana, S., Wahyuni, F.S. & Susanti, A.S. 2022. Analisis prosedur klaim BPJS dan SOP rawat inap guna menunjang efektivitas kerja pegawai di PMN Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Jurnal Teras Kesehatan, 5(1). https://doi.org/10.38215/jtkes.v4i2.67

Handayani, P.W. & Rachmawati, R. 2021. Governance and health financing in Indonesian national health insurance. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 1–10.

Harahap, R. 2025. Efektivitas anggaran berbasis kinerja: studi tentang pengelolaan keuangan di RSUP Dr. Hasan Sadikin. JAKUMA, 6(1).

Harimurti, P. 2018. Cost containment dalam JKN. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 9(3), 233–244.

Hasbullah, A.O., Maidin, H.A. et al. 2024. Pending klaim BPJS Kesehatan: implementation of pending BPJS health claims. Journal of Aafiyah Health, 5(2), 199–209. Tersedia pada: http://www.pascaumi.ac.id/index.php/jahr/article/view/1699 (diakses 30 Maret 2026).

Hidayat, T. 2022. Evaluasi akurasi coding ICD-10 pada sistem INA-CBGs. Jurnal Rekam Medis Indonesia, 10(1), 11–19.

Juliandari S, Iqbal MF, Rezal M, Rumana NA. Analisis jenis pending berkas klaim rawat inap di RSUD Tebet tahun 2023. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan. 2025;15(1):50–56. https://doi.org/10.47701/infokes.v15i1.4001

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2024. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51 Tahun 2024. (Online). Tersedia pada: https://peraturan.bpk.go.id/Details/297010/pmk-no-51-tahun-2024 (diakses 19 Februari 2026).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Dasar hukum jaminan kesehatan. (Online). Tersedia pada: https://kemkes.go.id/eng/dasar-hukum-jaminan-kesehatan (diakses 15 Februari 2026).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 874. Tersedia pada: https://www.kemhan.go.id/itjen/wp-content/uploads/2017/03/bn874-2014.pdf (diakses 15 Februari 2026).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2016 tentang Pedoman INA-CBGs. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 92. Tersedia pada: https://peraturan.bpk.go.id/Details/114633/permenkes-no-76-tahun-2016 (diakses 24 Februari 2026).

Kurnia, D. & Mahdalena, M. 2022. Analisis dispute claim dan pending klaim pada program JKN. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 8(2), 89–98.

Leonard, D., Fitriani, Y., Wijayanto, T. et al. 2021. Sosialisasi pelaksanaan sistem INA-CBGs di pelayanan kesehatan. Jurnal Abdidas, 1(6), 842–846. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i6.222

Manaida, E., Rattu, A.J.M. & Mandagi, C.K.F. 2019. Implementasi sistem pembayaran INA-CBGs dalam program JKN. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 210–217.

Menteri Kesehatan RI. 2018. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan. Jakarta.

Nugroho, H. 2021. Analisis severity level dalam tarif INA-CBGs. Jurnal Ekonomi Kesehatan, 6(2), 101–110.

Opitasari C, Nurwahyuni A. The completeness and accuracy of clinical coding for diagnosis and medical procedure on the INA-CBGs claim amounts at a hospital in South Jakarta. Health Science Journal of Indonesia. 2018;9(1):14–18. https://doi.org/10.22435/hsji.v9i1.464

Paramita & Paramarta, V. 2026. Exploring BPJS claim challenges in hospitals and their improvement strategies: a systematic literature review. Jurnal Manajemen dan Bisnis Baja, 8(1), 77–90. https://doi.org/10.47080/jmb.v8i1.4362

Pemerintah Indonesia. 2018. Berita Negara Republik Indonesia Nomor 253 Tahun 2018. (Online). Tersedia pada: https://peraturan.go.id/files/bn253-2018.pdf (diakses 31 Maret 2026).

Putri, N.E. 2020. Dampak pembiayaan JKN terhadap stabilitas keuangan rumah sakit. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 5(1), 33–41.

Rahayu, N. 2020. Audit klaim INA-CBGs di rumah sakit pemerintah. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(2), 112–120.

Rahim, D.G.S.P. 2023. Analisis penyebab klaim pending JKN pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Pelni Tahun 2022. Tesis tidak diterbitkan. Depok: Universitas Indonesia. Tersedia pada: https://lib.fkm.ui.ac.id/detail?id=136412&lokasi=lokal (diakses 30 Maret 2026).

Salina & Wahab, S. 2024. Analisis data dan faktor penyebab pending klaim BPJS rawat inap. Journal of Medical Record Student (JMeRS), 2(1), 56–66. Tersedia pada: https://journal.piksi.ac.id/index.php/jmers/article/view/1431 (diakses 30 Maret 2026).

Santiasih, W.A. et al. 2021. Analisis penyebab pending klaim BPJS Kesehatan. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1381–1394.

Sembiring, L. 2021. Pengaruh sistem informasi terhadap efisiensi klaim. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 6(2), 70–79.

Sri Mulya, D. et al. 2023. Analisis pending klaim BPJS kesehatan pasien rawat inap. Sehat Rakyat, 3(3), 140–152. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v3i3.3021

Suryani, D. 2022. Faktor-faktor yang memengaruhi klaim pending BPJS rawat inap. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 25(2), 95–104.

Syahputri, F.A., Khairani, K. & Gurning, F.P. 2024. Analisis faktor penyebab pending klaim BPJS kesehatan rawat inap. Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 12(3). Tersedia pada: https://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/JKM/article/view/2451 (diakses 30 Maret 2026).

Thabrany, H. 2014. Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Rajawali Pers.

Widada, T., Pramusinto, A. & Lazuardi, L. 2017. Peran BPJS Kesehatan dan implikasinya terhadap ketahanan masyarakat. Jurnal Ketahanan Nasional, 23(2), 199–216.

Wiasa, I.N.D. 2022. Jaminan kesehatan nasional yang berkeadilan. Denpasar: CV Feniks Muda Sejahtera.

Yani Noor, A. 2022. Analisis penyebab pending dan tidak layak berkas klaim rawat jalan JKN. Jurnal Permata Indonesia, 13(2), 107–115. https://doi.org/10.59737/jpi.v13i2.169

Zulkarnaen, A.Z. 2025. Analisis penyebab pending klaim berkas BPJS kesehatan pelayanan rawat inap. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes. Tersedia pada: https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/19243/ (diakses 30 Maret 2026).

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles